Pukul Tiga (Sebuah Puisi)
Oleh: Rahmat Shaleh
Senja cukup indah hari ini
Pembual jadikannya sebagai Bukti
Lalai dibelai belalai Gajah
Populasi yang paling pandai menengadah
Coba eja firman tanpa lirik
Mampu lantunkan walau sebatas bisik-bisik
Masuk telinga kanan keluar telinga kiri
Lihat! Hanya harapan tanpa realisasi
Biarkan senja berubah menjadi kota
Tebak apa akibatnya?
Mereka mulai melukis tanpa warna
Komplotan tangan membuang kuas
Perlahan mengambil bantal
Lalu memukul cita jauh terpental

Leave a Reply