Deprecated: Optional parameter $panel declared before required parameter $sections is implicitly treated as a required parameter in /home/pmikmesi/public_html/wp-content/themes/diksia/core/customizer/class-customizer.php on line 42
Seminar Kepenulisan Sastra di Kairo: Fatin Hamama Meluruskan Pandangan Tabu tentang Sastra – PMIK MESIR
KABAR PMIK

Seminar Kepenulisan Sastra di Kairo: Fatin Hamama Meluruskan Pandangan Tabu tentang Sastra

Istimewa

PMIK, Kairo –  Dalam Acara Seminar Kepenulisan Sastra dengan tema “Mengenal Puisi Esai; Meromantisasi Realita Bersuara Lewat Sastra”. Fatin Hamama meluruskan pandangan tabu yang masih dianut oleh beberapa orang tentang sastra. Acara ini berlangsung di Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo, Wisma Nusantara, Rab’ah, Kairo, Kamis (31/10).

Fatin Hamama adalah seorang penyair nasional asal Indonesia. Dikenal melalui karya-karyanya berupa puisi yang diterbitkan di berbagai media massa serta tampil pada panggung nasional dan mancanegara.

Dalam sesi wawancara, Fatin Hamama mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap pandangan tabu tersebut.

“Sastra itu mungkin kita Ibaratkan sebagaimana pisau ya. Tadi saya menulis puisi al-Hadid ya mengenai pisau. Pisau itu ketika digunakan sebagaimana mestinya, pisau itu sangat bermanfaat, tapi ketika pisau itu dijadikan sebagai alat pembunuh, pisau itu akan jadi alat kriminal yang tidak bagus, tapi kita butuh pisau kan? Sastra ketika dituliskan memberikan manfaat kepada orang, dia akan memberikan manfaat, tetapi ketika sastra ditulis untuk menyesatkan orang itu dosanya turun-temurun.”

Fatin melanjutkan penjelasannya, “Kalau sekarang misalnya orang beragama mereka men-tabukan sastra. Dari mana kita bisa tahu ada kisah-kisah zaman Rasulullah dulu? Nah, Sastra itu, orang Mesir bilangnya apa? Adab. Kenapa dibilang adab? Dan orang Indonesia bilangnya apa? Estetika. Artinya sastra itu yang membentuk akhlak orang, kalau sastra membentuk akhlak menjadi baik, itu boleh. Mungkin bagian yang melarang tadi, kebetulan dia dapat di bagian kiri (buruk), jangan ambil yang kiri, ambil yang kanan (baik) saja. Adab, etika dan estetika itu ada pada sastra.”

Acara Seminar Sastra ini merupakan program kolaborasi antara Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo (PMIK) dengan Pena Darussalam (Pendar).

 

Reporter: Rahmat Shaleh

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.